“ Kata 'pulang' selalu terdengar jauh lebih indah dari pada 'pergi'. Tetapi orang harus rindu untuk bisa menikmati keindahan pulang.” - M. Aan Mansur --Rindu Pulang...  

Legenda/Asal usul Nama Desa Lawen

Administrator | 01 Desember 2021 14:01:43 | 6.287 Kali

Adalah seorang tokoh masyarakat yang terkenal kesaktiannya dan luas ilmu agamanya, yang disebut seorang kiyai. Beliau menuju kedesa-desa diplosok kadipaten Banjarnegara meskipun perjalanan menempuh jarak yang cukup jauh dengan melewati hutan belantara maupun sungai yang cukup berbahaya namun belia pantang menyerah ataupun putus asa. Berhari-hari bahkan berbulan-bulan berjalan menelusuri hutan dan sungai bahkan seringkali didalam perjalanannya menjumpai hewan buas, yang sampai akhirnya beliau tiba disebuah sungai, nama sungai itu adalah sungai Gintung dan beliau beristirahat dihulu sungai tersebut sambil memuji keagungan Tuhan atas anugrah yang telah diberikan kepada manusia dari rizki sampai alam semesta yang begitu besar untuk dinikmati oleh manusia.

beliau sampai merasa kerasan ditempat tesebut kikarenakan diwilayah tersebut ada desa yang begitu subur dan masyarakatnya hidup tentram, damai dengan keelokan desanya yang dikelilingi Gunung-gunung yang seolah melindungi desa tersebut dari mara bahaya, aliran sungai dengan air yang yang cukup jernih yang disitu banyak ikan-ikan besar berenang kesana kemari yang sering diambil oleh masyarakat setempat untuk dijadikan lauk. semakin lama beliau di desa itu semakin kerasan sampai akhirnya beliau mendirikan sebuah pesanggrahan untuk tempat tinggal sekaligus tempat menyiarkan agama islam.

konon tempat beliau menetap saat itu belum ada namanya sehingga beliau memberi nama diambil dari pengalaman beliau selama melakukan perjalanan dari kadipaten Banjarnegara sampai ketempat tersebut. dalam perjalannya yang menempuh Hutan belantara dan sungai-sungai beliau menyebrang sungai sampai di Sungai yang terakhir yaitu sungai Gintung beliau menghitung sampai dua puluh lima kali, orang jawa mengatakan SELAWE maka dengan hal tersebut akhirnya beliau memberi nama Desa tersebut dengan nama Desa LAWEN.

Sampai akhirnya beliau setelah berapa tahun menetap di tempat itu beliau memutuskan utnuk kembali ke Kadipaten Banjarnegara, dan beliau lantas menghadap Sultan Hamengkubuono II saat itu dan sekaligus saat itu beliau ditunjuk untuk menjabat sebagai Bupati Banjarnegara yaitu sekitar tahun 1831-1846 dengan sebutan R TOEMENGGOENG DIPHOYOEDHO.

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Desa

Aparatur Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Agenda

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa
Alamat : Jl. Raya Lawen RT 02 RW 02 -Kec. Pandanarum, Kab. Banjarnegara
Desa : Lawen
Kecamatan : Pandanarum
Kabupaten : Banjarnegara
Kodepos : 53459
Telepon :
Email : ds.lawen@gmail.com

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung